Bersama BJ Habibie, Dr Hizir Peroleh Penghargaan DAAD
29th March 2015

Memperingati ulang tahun ke-25, Deutscher Akademischer Austauschdienst (DAAD) Indonesia memberikan dua penghargaan kepada alumninya. Penghargaan yang baru pertama diberikan selama 25 tahun ini, diperuntukkan kepada Profesor BJ Habibie, Presiden ke-3 Republik Indonesia dan Dr Hizir, mantan Dekan Fakultas MIPA Universitas Syiah Kuala. Jumat malam 27 Maret 2015, bertempat di Ballroom Intercontinental Jakarta Midplaza Hotel, dua tokoh ini menerima penghargaan yang diserahkan oleh Duta Besar Republik Federal Jerman untuk Indonesia HE Dr Georg Witschel dan Direktur DAAD Dr Irene Jansen.

DAAD 25 tahun_1Bapak Prof Dr Ing BJ Habibie dianggap berkontribusi secara terus menerus terhadap kegiatan alumni Jerman di Indonesia sedangkan Bapak Dr. Hizir Sofyan sebagai salah satu pelopor program “Aceh Scholarship of Excellence”. Perhargaan ini membuat keluarga, kolega, sahabat dan mahasiswanya memberikan apresiasi kepada Kaprodi Berprestasi Universitas Syiah Kuala tahun 2009 ini. Banyak ucapan selamat yang diberikan baik secara langsung maupun melalui media sosial atau media lainnya. Kajur Matematika Asep Rusyana mengaku sangat bangga atas prestasi yang diperoleh oleh seniornya itu. “Sangat bangga, terlebih prestasi itu dinilai sejak beliau menjabat sebagai Kajur Matematika,” kata Asep Rusyana yang menjabat Kajur setelah periode kedua Dr Hizir berakhir.

Seperti diketahui, sejak kembali dari Jerman pada akhir 2003, Dr Hizir langsung menjabat sebagai Kajur Matematika 2004-2008 dan dilanjutkan dengan periode kedua 2008-2012. Selanjutnya, pakar Statistika alumni Humboldt-Universität zu Berlin ini menjabat Dekan Fakultas MIPA Universitas Syiah Kuala sebelum akhirnya terpilih menjadi Pembantu Rektor Universitas Syiah Kuala Bidang Akademik untuk masa bakti 2014-2018. Pengampu matakuliah Sistem Fuzzy di Prodi S1 Matematika yang pernah menetap di Jerman selama 6 tahun ini mengaku kaget saat menerima undangan untuk menerima penghargaan sekitar 2 bulan yang lalu. Saat ini, Dr Hizir juga merupakan sekretaris Forum Wakil/Pembantu Rektor I Perguruan Tinggi Negeri Badan Kerjasama Wilayah Barat.

Pertemuan akbar alumni DAAD regional Jakarta digelar bertepatan dengan 25 tahun DAAD Jakarta pada 27-29 Maret 2015. Acara dalam rangka 25 tahun DAAD Indonesia ini selain memberikan penghargaan kepada dua tokoh tersebut juga menggelar konferensi di hari kedua dengan menghadirkan pembicara di antaranya Menristek Dikti Profesor Mohamad Nasir dan Dr Ilham Habibie. Dr Hizir sendiri juga menjadi salah satu panelis dalam diskusi bertajuk “Interpreting and Harmonizing Higher Education in ASEAN. How prepared is Indonesia?”.(mz)

Penyerahan penghargaan oleh Dubes Jerman dan Direktur DAAD

Penyerahan penghargaan oleh Dubes Jerman dan Direktur DAAD

Sambutan Dr Hizir

Sambutan Dr Hizir

Baca juga:

http://www.unsyiah.ac.id/berita/pr-i-unsyiah-terima-penghargaan-dari-jerman